Jakarta Nasional Championship (JNC) adalah sebuah ajang kejuaraan pencak silat tingkat nasional yang diselenggarakan di Jakarta. Kompetisi ini mempertemukan pesilat-pesilat terbaik dari berbagai daerah di Indonesia dalam semangat sportivitas, persaudaraan, dan pelestarian budaya bangsa.
JNC hadir dalam tujuan untuk menjadi wadah bagi para atlet pencak silat generasi muda dalam mengasah kemampuan, menunjukkan prestasi, dan menjalin persatuan antar pesilat di seluruh nusantara. Selain sebagai kompetisi, JNC juga menjadi bentuk nyata dukungan terhadap pelestarian warisan budaya Indonesia melalui bela diri pencak silat. Kompetisi ini mempertemukan pesilat-pesilat terbaik dari berbagai daerah di Indonesia dalam semangat menjunjung nilai sportivitas, persaudaraan, dan pelestarian budaya bangsa.
Kompetisi JNC 2025 ini dilaksanakan pada tanggal 25 mei 2025 setahun sekali ,dan bertempatan di gor PKP Islamic Center Jakarta Timur dengan 3 peserta, 2 orang kelas 1 aliyah dan 1 orang kelas 2 aliyah, kompetisi berlangsung pada pukul 07.00 – 22.00. Kegiatan JNC yang diikuti oleh MA ATTAQWA putra pun memiliki hasil sebagai berikut:
Tingkat kelas:
1. Ahnaf Muhammad Syahiran : 4 mia 2 : Kelas e remaja putra, BB : 55 – 59
2. Adrian Ainul Yaqin : 4 mia 1 : Kelas i remaja putra, BB : 71 – 75
3. Naqib Nehan Al-Amin : 5 mia 1 : Kelas a remaja putra, BB : 29 – 43
Peraihan medali:
1. Ahnaf Muhammad Syahiran : Perunggu
2. Adrian Ainul Yaqin : Perak
3. Naqib Nehan Al-Amin : Emas
Selain itu kegiatan ini pun didukung oleh banyak lembaga diantaranya BPJS ketenagakerjaan, RS intra keluarga, kementrian kebudayaan, IPSI dan masih banyak lagi. Kejuaraan Jakarta Nasional Championship (JNC) diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi para santri yang lain untuk terus mengembangkan potensi diri, khususnya dalam bidang pencak silat. Melalui ajang ini, para santri dapat melihat bahwa dunia pesantren tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga dan bela diri.
JNC juga diharapkan dapat membentuk karakter santri yang tangguh, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas serta akhlakul karimah. Semoga kejuaraan ini menjadi pemicu semangat bagi santri lain untuk terus berlatih, berprestasi, dan membawa nama baik pesantren di kancah nasional maupun internasional.
Sumber : Ahnaf Muhammad Syahiran
Penulis : Rasya Fadilah